FORSMAWI merupakan akronim kata dari Forum
Silaturahmi Mahasiswa Ngawi. Organisasi ini merupakan sebuah wadah silaturahmi mahasiswa Ngawi yang berkuliah diberbagai daerah Indonesia. Untuk merealisasikan perjuangan
itu maka dibentuklah Forsmawi yang diharapakan dapat digunakan sebagai forum silaturahmi
dan komunikasi untuk menyampaikan ide-ide inovatif dari mahasiswa ngawi yang kuliah di berbagai daerah di Indonesia
. Forsmawi ini dibentuk dengan berlandaskan asas pengabdian masyarakat dan menjadikan
sarana pendidikan sebagai wujud cinta, rasa dari karsa mahasiswa terhadap Kabupaten
Ngawi.
Terbentuknya
Forsmawi secara de facto, terjadi pada
hari Minggu pada tanggal 22 Januari 2012
melalui sebuah kongres penentuan
kepengurusan forum silaturahmi mahasiswa Ngawi. Kongres ini dilaksanakan dengan
bertempat di Aula lantai 2 FK MIPA yang beralamat di Jln. Ahmad Yani Gang
Dahlia 1 No 5, Ngawi. Kongres ini dimulai pada jam 08.00 am – sampai selesai.
Kongres ini dihadiri oleh mahasiswa Ngawi yang merantau dari berbagai daerah ( Forsda ) dan berkumpul
menjadi satu. Yang hadir pada saat kongres tersebut adalah dari daerah
Surabaya, Yogyakarta, Malang, Semarang, Ngawi, Ponorogo, Bandung,
Madiun, Jember, Solo, Purwakarta. Hasil
dari kongres adalah menjadikan Taufiqurrohman (UNESA daro Forsda Surabaya ) sebagai ketua pertama Forsmawi.
Pada saat kongres pertama sebutannya belum presiden, tetapi masih ketua. Selain
itu, hasil dari kongres ini menghasilkan Angaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga
AD/ART Forsmawi serta visi misi Forsmawi
Indonesia, yang kemudian digunakan sebagai panduan dan garis visioner terhadap keberlangsungan
perjalanan Forsmawi Daerah (Forsda).
Sebenarnya Forsmawi sendiri, sudah
berkembang sebelum tahun 2012, namun secara de facto Forsmawi Indonesia
ini baru diakui pada tahun 2012.
Perkembangan Forsmawi sebelumnya masih bersifat kedaerahan seperti Forsmawi
Surabaya, Forsmawi Malang, Forsmawi Yogyakarta dan lain-lain. Sehingga
perkembangan dari Forsmawi kurang berjalan optimal. Oleh karena itu untuk
memperbesar kontribusi terhadap Kabupaten Ngawi, maka dibentuknya Forsmawi Indonesia.
Dalam petikan wawancara dengan Mas Anas Fauzi ,ide terbentuklah Forsmawi tidak terlepas dari inisiasi dari Forsmawi
Surabaya, yang pada saat itu Forsmawi Surabaya telah berkembang sejak tahun
2005 an, sehingga kondisi keorganisasian lebih mapan dari pada Forsmawi daerah
lain.
Forsmawi sendiri tidak hanya menaungi
mahasiswa yang lahir dari Ngawi saja, tetapi juga para mahasiswa yang pernah tinggal
, atau mahasiswa yang pernah bersekolah di Ngawi. terutama kepada para
mahasiswa yang ingin berkontribusi terhadap
kemajuan Kabupaten Ngawi. Asas pengabdian masyarakat Forsmawi, ditunjukkan dengan menggiatkan
acara dan kegiatan tahuanan yang berorientasi kepada kemajuan masyarakat
terutama melalui pendidikan seperti, Forsmawi Intragated Olympiad (FIO), dan Forsmawi Education Fair (FEF), dan juga kegiatan Idul adha, serta bakti
sosial, dsb.
Penulis : Amir Mahmud
Editor : Nurul Nur Hamidah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar